Buku ini berisi kumpulan puisi dalam bahasa Tegalan yang “menganyam tradisi” lokal menjadi ekspresi sastra modern, sebagai bagian dari usaha merawat dan menghidupkan kembali tradisi puisi Tegalan.
Wangsi Pesisir Tegalan menempatkan pembaca di tepian: ombak, sabak (garam), dan bisik bahasa Tegalan yang penuh teka-teki—bagian wangsalan menyimpan makna tradisi, bagian puisinya menyingkap rindu, kemiskinan, dan kelakar kehidupan pesisir. Bahasa lokal yang padat dan melodi Tegalan membuat tiap bait terasa seperti fragmen cerita kampung yang sekaligus universal — cocok untuk pembaca yang s…