Text
Cupidity Dance
Rose berdiri basah kuyup di tengah hujan lebat, napasnya tercekat saat sosok laki-laki misterius muncul—senyum tipisnya membuat dunia Rose tersentak. Dalam denting hujan itu ia ditarik menari, dan satu kalimatnya mengguncang: “I’ll keep you warm dancing in the downpour.” Dari situ kisah Rose bermula: sebuah tarian yang bukan sekadar gerak, melainkan permulaan konflik antara hasrat dan rahasia, cinta yang memaksa pilihan, dan luka yang tak mudah disembuhkan. Cupidity Dance menyajikan romansa penuh emosi, adegan dramatis yang berakar pada rasa rindu dan ambisi, karakter yang mudah membuat pembaca bersimpati, serta konflik yang membuat halaman demi halaman susah dilepas.
Tidak tersedia versi lain