Kisah ini mengisahkan Desa Kailasa, sebuah tanah yang secara fisik tampak subur bak surga, namun penduduknya berjuang keras menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan. Awalnya, tanah itu hanya cukup untuk kebutuhan sederhana, tetapi suatu hari bibit kentang baru membuka pintu kemakmuran luar biasa yang tak pernah mereka bayangkan.